You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dua Ton Sampah Diangkut Setiap Hari Dari Rusun Pesakih
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Jakbar akan Optimalkan Bank Sampah Rusun Pesakih

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat akan mengoptimalkan peran tiga bank sampah di Rumah Susun (Rusun) Pesakih, Daan Mogot, Kelurahan Durikosambi, Cengkareng. Untuk meningkatkan produksi hasil pengolahan, pengelola dan warga akan disosialisasi manajemen bank sampah.

Makanya kalau bank sampah bisa dioptimalkan dapat mengurangi volume sampah ke Bantar Gebang

Kasudin Kebersihan Jakarta Barat, Edy Mulyanto mengatakan di rusun Pesakih terdapat 8 blok yang dihuni 640 KK. Setiap hari sampah yang dihasilkan penghuni rusun mencapai sekitar  dua ton.

"Setiap hari dua unit truk rutin mengangkut sampah. Makanya kalau bank sampah bisa dioptimalkan dapat mengurangi volume sampah ke Bantar Gebang," ujarnya, Selas (9/8).

Sampah dan Lumpur di Kolong Jembatan Kali Besar Dibersihkan

Menurut Edy, selama ini ketiga bank sampah setiap hari sudah mampu mengolah sekitar 100 - 200 kilogram sampah. Namun dirinya yakin bila pengelola dibekali manajerial bank sampah, produksi hasil pengolahan akan meningkat. Sebab, dengan bekal keterampilan, pengelola lebih veriatif mengelola sampah menjadi produk yang bernilai ekonomis.

"Selain itu, warga juga harus diberi pemahaman peran dan pentingnya bank sampah. Sehingga semakin banyak warga yang terlibat menjadi nasabah atau turut mengelola," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1205 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1197 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1004 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye961 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye865 personBudhi Firmansyah Surapati